Forum Group Discussion: Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Review Kurikulum IAI Nasional Laa Roiba Bogor
IAI Nasional Laa Roiba Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan Forum Group Discussion (FGD) Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Review Kurikulum, yang dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026, di Gedung Pascasarjana IAI Nasional Laa Roiba Bogor.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan Laa Roiba Bogor, Dr. Ir. Hj. Wiwi Uswatiyah, M.Pd., Direktur Pascasarjana, Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dekan Fakultas Syari’ah dan Dakwah, para Ketua Program Studi, para Kepala Lembaga, jajaran pimpinan kampus, dosen, serta tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya penguatan sistem akademik dan penyempurnaan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman, kebutuhan masyarakat, serta penguatan nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman.
FGD ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Mohammad Jaenudin, M.Ag., M.Pd., yang menyampaikan pentingnya transformasi kurikulum berbasis cinta sebagai pendekatan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, empati, dan spiritualitas mahasiswa.
Dalam paparannya, Dr. Mohammad Jaenudin menegaskan bahwa dunia pendidikan tinggi saat ini membutuhkan paradigma baru yang mampu menghadirkan suasana pembelajaran yang humanis dan bermakna.
“Kurikulum berbasis cinta bukan sekadar konsep emosional, melainkan pendekatan pendidikan yang menempatkan nilai kasih sayang, penghormatan terhadap kemanusiaan, dan pembentukan akhlak sebagai inti proses pembelajaran. Perguruan tinggi harus mampu melahirkan lulusan yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan kuat secara spiritual,” ungkap Dr. Mohammad Jaenudin.
Ia juga menambahkan bahwa review kurikulum menjadi langkah strategis untuk memastikan relevansi lulusan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan global, tanpa meninggalkan identitas keislaman dan nilai-nilai kebangsaan.
Sementara itu, Rektor IAI Nasional Laa Roiba Bogor, Dr. Hj. Ernawati, S.E., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengembangan kurikulum merupakan bagian penting dalam mewujudkan visi kampus sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul dan adaptif terhadap perubahan.
“Melalui forum ini, kita ingin memastikan bahwa kurikulum yang diterapkan di IAI Nasional Laa Roiba Bogor tidak hanya memenuhi standar akademik nasional, tetapi juga mampu menghadirkan pendidikan yang membangun karakter, nilai kemanusiaan, dan cinta terhadap ilmu pengetahuan. Kurikulum harus menjadi instrumen pembentukan generasi yang berintegritas, inovatif, dan berakhlakul karimah,” ujar Dr. Hj. Ernawati.
Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh civitas akademika dalam proses evaluasi dan pengembangan kurikulum agar menghasilkan sistem pendidikan yang relevan, berkualitas, dan berorientasi pada masa depan.
Kegiatan FGD berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi, pemaparan masukan dari peserta, serta evaluasi berbagai aspek kurikulum di lingkungan IAI Nasional Laa Roiba Bogor. Para peserta turut memberikan pandangan terkait penguatan capaian pembelajaran lulusan, integrasi teknologi dalam pembelajaran, serta implementasi nilai-nilai moderasi dan cinta dalam dunia pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan ini, IAI Nasional Laa Roiba Bogor berharap dapat terus memperkuat kualitas akademik dan menghasilkan kurikulum yang responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja, dan tantangan era globalisasi, sekaligus tetap berlandaskan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.
#papabeb