BOGOR – Gelora pengabdian ditunjukkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 11 IAIN Laa Roiba. Tak sekadar menjalankan program formal, mereka terjun langsung ke tengah persawahan untuk bahu-membahu bersama warga memanen padi di Kampung Cibodas, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Rabu (5/8/2026).
Aksi turun ke sawah ini menjadi wahana belajar riil bagi para mahasiswa dalam menimba kearifan lokal. Sejak fajar menyingsing, para mahasiswa tampak sigap mendampingi petani melewati setiap tahapan panen—mulai dari memotong bulir padi, mengumpulkan hasil sabit, hingga mengangkutnya ke lokasi pengumpulan.
Kehadiran para mahasiswa ini membawa angin segar dan tambahan tenaga bagi para petani setempat, mengingat proses pemanenan membutuhkan pasokan tenaga kerja yang tidak sedikit. Respons hangat pun mengalir dari para pekerja yang tengah menyelesaikan masa panen tersebut.
Bagi masyarakat Kampung Cibodas, sektor pertanian merupakan urat nadi perekonomian sekaligus penopang utama mata pencaharian keluarga. Tangguhnya geliat pertanian di kawasan ini salah satunya tercermin dari sosok Ibu Iyum (53). Meski tak lagi muda, ia tetap bersemangat mengolah tanah demi menyambung hidup.
"Walaupun usia saya sudah 53 tahun, saya tetap berusaha untuk bertahan hidup dengan bertani. Di sini bukan hanya saya, banyak warga yang ikut bekerja juga," tutur Ibu Iyum, sebagaimana tertuang dalam rilis resmi KKN Kelompok 11 IAIN Laa Roiba, Senin (10/8/2026).
Sebagai informasi, lanskap pertanian di kawasan tersebut memiliki dinamika tersendiri. Berdasarkan penuturan warga lokal, sebagian areal persawahan yang digarap masyarakat berada di bawah pengelolaan sebuah perusahaan, yang saat ini kepemimpinannya dilanjutkan oleh Pak Jayadi setelah sebelumnya dikelola oleh Pak Haryanto.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN IAIN Laa Roiba tidak hanya merealisasikan pilar pengabdian masyarakat, tetapi juga mempererat tali silaturahmi serta memupuk empati terhadap perjuangan para petani di garis depan kedaulatan pangan.